Mengenal Abdullah, Anggota Dewan Dua Periode yang Mudah Bergaul

0

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Mengenal Abdullah, Anggota Dewan Dua Periode yang Mudah Bergaul

Dompu (Suara NTB) – Anggota DPRD Dompu dari PKS, Abdullah, S.Kel dikenal sebagai sosok sederhana dan luwes dalam bergaul. Kendati memiliki perawakan yang tambun, ia dikenal sebagai pria yang hoby olah raga khususnya bola dan menjadi ketua supporter Barca Indonesia Kabupaten Dompu (presiden Cules).

Pria kelahiran Lodo Desa Sawe Kecamatan Huu pada 6 Oktober 1980 ini menjadi anggota Dewan di usia 29 tahun pada periode 2009 – 2014, dan periode 2014 – 2019. Selama 2 periode, ia menjadi anggota DPRD Dompu termuda. Ia bahkan menjadi satu – satunya putra kelahiran Huu yang menjadi anggota Dewan di periodenya. Posisi ini membuatnya cukup familiar dan dikenal masyarakat di daerah pemilihan (Dapil) Dompu 1 meliputi Kecamatan Dompu, Pajo dan Huu. Terlebih tidak sedikit aspirasi konstituen diperjuangkannya selama menjadi anggota Dewan.

Sebelum menjadi anggota Dewan, Abdullah menyelesaikan study di Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan Universitas Hasanuddin Makassar tahun 2004. Ia baru kembali ke Kabupaten Dompu sekitar tahun 2006 dan pada 2007 menjadi Ketua DPD PKS Kabupaten Dompu. Saat pemilihan Gubernur NTB tahun 2007 untuk periode pertama Dr KH Zainul Majdi, MA berpasangan Ir H Badrul Munir, MM (BARU), Abdullah cukup dikenang kedua pemimpin NTB ini.

Kendati baru menjadi ketua DPD PKS Dompu dan disaat banyak orang ragu terhadap pasangan BARU dalam memimpin NTB, Abdullah berhasil membakar semangat kader partai pada konsolidasi yang dihadiri langsung KH M Zainul Majdi di gedung Samakai Dompu dengan pidatonya yang berapi – api dan terstruktur.

Kemampuan Abdullah ini tidak lepas dari pengalamannya berorganisasi saat kuliah di Unhas Makassar tahun 1998 – 2004. Selama kuliah, ia aktif di BEM FIKP Unhas Makassar, menjadi Ketua BKM Bahrul Ulum FIKP Unhas, Pengurus KAMMI Makassar, dan menjadi pengurus Partai Keadilan (PK) sebelum menjadi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) hingga menjadi PKS di DPD Kota Makassar. Semasa di Makassar, ia juga sempat menjadi relawan PKPU SulSel yang dikirim untuk membantu penanganan pasca bencana sunami Aceh.

Pada periode kedua kepemimpinan sebagai Ketua DPD PKS Dompu, Abdullah bersama pengurus berhasil mengantar 3 orang kader PKS menjadi anggota Dewan dan menjadi periode keduanya sebagai anggota Dewan. Yaitu Abdullah, S.Kel., Nasaruddin, SH., dan Mahmud, S.Pd untuk periode 2014 – 2019. Karena sudah 2 periode, Abdullah ditarik menjadi pengurus DPW PKS NTB dan menjadi Ketua Fraksi PKS DPRD Dompu.

Selain aktif di partai, Abdullah juga aktif dalam berorganisasi sosial kemasyarakatan dan kepemudaan. Ia tercatat sebagai pembina Yayasan Ponpes Al Rasyid Sawe dan pembina Yayasan Ash Shaff Kabupaten Dompu. Karena hobi bolanya, Abdullah ditunjuk rekan – rekannya menjadi Ketua supporter Barca Indonesia Kabupaten Dompu (Presiden Cules), anggota KONI Dompu, dan dewan penasehat KNPI Kabupaten Dompu.

Abdullah merupakan putra dari pasangan Ibrahim H Mansyur dengan ST Fatimah Usman. Ia memiliki seorang istri, Rosmala Dewi, S.Ag (guru PNS) dan memiliki 3 orang putra – putri yaitu Ufairatunnailah (11 tahun), Muhammad Fathan Mubina ( 9 tahun), Fatiyah Izzah Tunnisa ( 6 Th).

Abdullah kecil menyelesaikan SD di SDN Sawe tahun 1992, SMP di SMPN 2 Dompu yang saat ini menjadi SMPN 1 Woja. Pada saat SMP ini, ia harus merantau dan tinggal di Kandai Dua. Karena sekolah ini membuat Abdullah cukup dekat dengan keluarga Bupati Dompu, Drs H Bambang M Yasin di Kandai Dua. Setelah menamatkan SMP tahun 1995, ia kembali ke Huu menyelesaikan SMA di SMAN 1 Huu tahun 1998. (ula/*)

Sumber: Suara NTB

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.