29.5 C
Mataram
Jumat, Desember 3, 2021
BerandaLiputan MediaPilgub NTB 2024, PKS Akan Kembali Usung Zul-Rohmi

Pilgub NTB 2024, PKS Akan Kembali Usung Zul-Rohmi

MATARAM-Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menegaskan sampai saat ini paket Dr H Zulkieflimansyah-Dr Hj Sitti Rohmi Djalillah masih menjadi opsi utama dan satu-datu yang ada di internal partai.

“Maaf untuk Pilgub kita (PKS, Red) fokus untuk Zul-Rohmi Jilid Dua,” kata Ketua Bidang Pemenangan Pemilu dan Pilkada (BP3) PKS NTB Sambirang Ahmadi.

Opsi Tunggal ini menutup sementara pembicaraan opsi lain. Termasuk yang sempat beredar dengan memasangkan Zul bersama sejumlah tokoh lain.

Semua kekuatan kader dan pengurus akan digerakkan untuk menyosialisasikan Zul-Rohmi. Langkah ini ditempuh usai Zul gagal terpilih di internal PKS sebagai calon pemimpin nasional.

Seperti diketahui yang terpilih dalam sidang majelis Syura PKS sebagai calon pemimpin nasional adalah Dr Salim Segaf Al Jufri.

“Ya kembali ke skema awal dan sudah pasti ya (Zul akan diusung di Pilgub oleh PKS),” tekannya.

Saat ini opsi Zul-Rohmi dianggap terbaik dan telah teruji. Dibanding dengan mencoba opsi lain yang belum dapat diketahui tingkat popularitas dan elektoralnya.

Karenanya PKS akan berupa sekuat tenaga mempertahankan komposisi dua doktor ini untuk diusung sekali lagi dalam pentas Pilgub 2024 nanti.

Paket Zul-Rohmi jelas terbukti popularitas dan elektabilitasnya. Dan yang paling penting terbukti kinerjanya.

Semisal dalam kondisi nasional bahkan dunia yang dilanda Covid-19, NTB termasuk daerah yang berhasil survive terhadap persoalan ekonomi dan kesehatan yang timbul.

“Beliau mampu mengkoordinir lintas sektor, mengeluarkan berbagai terobosan untuk menyelamatkan daerah (dari dampak wabah),” tegasnya.

Sementara itu, pengamat politik Ihsan Hamid melihat, sebenarnya tak ada yang istimewa dari diplotnya Zul-Rohmi Jilid Dua. “Memang ide ini kan tak pernah berubah,” katanya.

Ihsan termasuk yang meyakini sejak awal, kalau Zul hanya mendompleng panggung Nyapres untuk menaikkan daya tawarnya. Zul tetap memprioritaskan Pilgub sebagai target politiknya, tentu setelah membaca peta dan peluang nyapres.

“Ya bagi saya itulah yang realistis (dari isu nyapres),” ulasnya.

Namun keputusan cepat PKS memutuskan figur nasional Dr Salim sebagai Calon Pemimpin Nasional, telah mengakhiri kesempatan Zul panen popularitas bahkan elektabilitas.

“Kalau saja seperti dulu, baru diputuskan jelang-jelang pencoblosan, tentu Dr Zul bisa berpeluang besar panen popularitas dan elektabilitas,” pungkasnya. (zad/r2)

Sumber : Lombok Post (30 Agustus 2021)

RELATED ARTICLES

Tinggalkan Balasan

Most Popular

Recent Comments